Permohonan Ampun Malaikat Untuk Orang Mukmin (4)

   Dari sebagian ulama diceritakan, bahwasanya sebelum Allah Ta’ala menciptakan bumi, tempat ‘Arsy adalah air, sedang ‘Arsy itu berada di atas air. Lalu Allah Ta’ala menyuruh ‘Arsy agar naik dari atas permukaan air, maka ia pun naik. Ia terus meninggi, sehingga air yang ada di tempatnya tadi membentuk kubus dan menghantarkan ‘Arsy naik besertanya sampai ke mana yang dikehendaki Allah. Kemudian Allah menyuruh air kembali ke tempat semula, maka katanya: “Sekiranya Allah tidak menyuruh aku kembali ke tempatku, pasti aku hantar engkau ke tempatmu.”


   Maka Allah Ta’ala pun mewahyukan kepada air. “Sesungguhnya karena kamu telah memuliakan ‘Arsy dan telah mengantarnya demi Aku, maka Aku jadikan tempatmu merupakan tanah yang paling utama, dan Aku jadikan ia kiblat bagi semua makhluk, dan tempat orang berharap memperoleh segala kebutuhan.”
Oleh karenanya, Nabi SAW bersabda: “Barangsiapa menghantarkan seorang tamu tujuh langkah, maka Allah menutup terhadapnya tujuh pintu Jahannam. Dan apabila ia hantarkan tamu itu delapan langkah lagi, maka Allah akan membukakan baginya delapan pintu surga, sehingga dapatlah ia memasukinya dari pintu manapun yang ia kehendaki.” (Haqa’iq)
Distrik Belanja, Industri dan Marketing
   Dan disebutkan pula, bahwa yang pertama-tama diciptakan Allah Ta’ala ialah Qalam, kemudian Lauh. Maka disuruh-Nya Qalam untuk menulis pada Lauh apa-apa yang akan terjadi sampai hari kiamat. Kemudian, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki menurut kehendak-Nya yang azali, kemudian Dia ciptakan ‘Arsy, kemudian Dia ciptakan para malaikat penanggung ‘Arsy, kemudian langit dan bumi. Dan bahwa sesungguhnya Allah menciptakan ‘Arsy adalah untuk hamba-hamba-Nya, supaya mereka tahu ke mana mereka mesti menghadapkan wajah ketika berdoa, agar tidak kebingungan dalam berdoa, sebagaimana Dia telah menciptakan Ka’bah, supaya mereka tahu kemana mereka mesti menghadapkan muka dan beribadat. (Sekian dari As-Samarqandi)

Berkata Ats-Tsa’labi mengenai firman Allah Ta’ala:
“Dan menjunjung ‘Arsy Tuhanmu.”
   Dari Ali bin Al-Husain RA, bahwa dia berkata: “Sesungguhnya Allah Ta’ala telah menciptakan ‘Arsy, sedang sebelumnya Dia tidak menciptakan apa-apa selain tiga: Udara, Qalam dan Nun, kemudian barulah menciptakan ‘Arsy dari bermacam-macam cahaya, antara lain Cahaya hijau, yang olehnya terjadilah warna hijau. Cahaya kuning, karenanya terjadilah warna kuning. Cahaya merah, yang oleh karenanya menjadi warna merah dan Cahaya putih, yang oleh karenanya menjadi benderanglah cahaya-cahaya, dan dari cahaya itu pula terangnya waktu siang. Kemudian Allah menjadikan ‘Arsy bertingkat-tingkat sampai tujuh juta tingkat, yang tidak satu tingkat pun diantaranya kecuali bertasbih kepada Allah, memuji dan mensucikan-Nya dengan suara-suara yang berbeda-beda, yang andaikata Allah Ta’ala mengizinkan segala sesuatu untuk mendengarnya, pasti akan runtuhlah gunung-gunung dan gedung-gedung dan akan keringlah lautan.”
Al-Matjar Raabih

  Adapun mengenai firman Allah Ta’ala:
“Dan tidak ada sesuatu pun melainkan pada sisi Kami-lah khazanahnya.”
   Berkata Ats-Tsa’labi: Telah menceritakan kepada kami Ja’far bin Muhammad dari ayahnya,dari kakeknya, bahwa dia berkata: “Pada ‘Arsy ada gambar dari semua makhluk yang telah diciptakan Allah Ta’ala, baik yang di darat maupun di laut, dan itulah takwil dari firman-Nya Ta’ala.” (Dan tidak ada sesuatupun, melainkan pada sisi Kami-lah khazanahnya).

   Dan menurut khabar, bahwa sesungguhnya Allah SWT telah menyuruh semua malaikat berangkat pagi dan sore, untuk mengucapkan salam kepada malaikat-malaikat pemikul ‘Arsy, karena keunggulan mereka atas malaikat-malaikat yang lain.
   Demikianlah petikan Ats-Tsa’labi, yang diucapkan pula oleh Imam Al-Baghawi dalam menafsirkan firman Allah Ta’ala: “Kursi Allah meliputi langit dan bumi.”
Sedang Abu Hurairah RA berkata: “Kursi itu terletak di depan ‘Arsy. Adapun arti “Wasi’a”, bahwa luasnya adalah seluas langit dan bumi.”

   Dan kata Ali dan Muqatil: “Masing-masing kaki kursi itu, tingginya setinggi tujuh langit dan bumi, dan ia terletak di depan ‘Arsy.” Demikian kata mereka.
   Berkata Al-Allamah As-Suyuthi: Ibnu Jarir, Ibnu Mardawaih dan Abusy Syaikh mengeluarkan dari Abu Dzarr RA, ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Hai Abu Dzar, langit yang tujuh pada kursi, hanyalah seumpama sebuah cincin yang tergeletak di gurun, dan kelebihan ‘Arsy atas kursi, adalah sebagai kelebihan gurun atas cincin tersebut.”

   Dan Abusy Syaikh telah mengeluarkan dari Hammad, ia berkata: Allah telah menciptakan ‘Arsy dari pertama zamrud hijau, dan diciptakan-Nya pula baginya empat buah tiang dari permata yaqut merah, dan diciptakan-Nya lagi baginya seribu bahasa, dan Allah menciptakan di bumi seribu umat, masing-masing umat bertasbih dengan salah satu bahasa dari bahasa-bahasa ‘Arsy.”
   Dan Abusy Syaikh telah mengeluarkan pula dari Umar RA bahwa dia berkata: “Allah SWT telah menciptakan empat macam makhluk dengan tangan-Nya, Adam AS, ‘Arsy, Qalam dan Surga ‘Adn. Sedang terhadap makhluk-makhluk lain, Dia berfirman “Kun”, maka jadilah ia.”

   Dan Abusy Syaikh mengeluarkan pula dari Utsman bin Sa’ad Ad-Darimi dalam kitabnya “Ar-Radd ‘alal Jahmiyah”, dari Ibnu Abbas RA, ia berkata: “Pemimpin langit adalah ‘Arsy.”

Sesungguhnya telah kami bicarakan secara terperinci mengenai hal ini, supaya sifat-sifat ‘Arsy itu diketahui oleh semua orang.

<Prev  1 
 2 
 3 
 4 
Next>

No comments:

Post a Comment

Bergabunglah bersama kami dalam mengelola perdagangan Nasional.
"Kami telah siap melayani anda di Seluruh Indonesia"